PATAKA PASPAMPRES "SETIA WASPADA"

Pada tanggal 17 Maret 1995   berdasarkan Surat keputusan Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia Jenderal TNI Faisal Tanjung, No. : Skep/157/III/1995 tentang pengesahan berlakunya Pataka    Paspampres Setia Waspada maka lambang satuan Paspampres adalah “SETIA WASPADA” dengan gambar lambang Negara Bhineka Tunggal Ika yang berlatar belakang PERISAI MERAH PUTIH dan dilingkari oleh PADI DAN KAPAS.

SETIA WASPADA mengandung arti :

Kehormatan dan Pengejawantahan akan keluhuran cita-cita serta kesetiaan terhadap bangsa dan negara yang senantiasa harus dijunjung tinggi dan dipertahankan. Sebagai alat pengikat batin dan jiwa seia-sekata setiap Prajurit Paspampres dalam rangka kebersamaan dan meningkatkan kewaspadaan untuk menghadapi tantangan tugas.

Makna "SETIA WASPADA" adalah Prajurit Paspampres adalah Prajurit yang senantiasa setia kepada tugasnya, setia kepada Pancasila dan Sapta Marga serta setia kepada Bangsa dan Negara Republik Indonesia dengan memelihara tingkat kewaspadaan yang tinggi.

Lambang-lambang dalam Logo Setia Waspada bermakna antara lain:

PADI DAN KAPAS. Padi terdiri dari 66 butir, kapas terdiri dari 23 buah dan pengikat keduanya terdiri dari 3 ikatan, yang melambangkan 23 Maret 1966 sebagai hari terbentuknya Satgas Pomad Para cikal bakal organisasi Paspampres .

PERISAI BERWARNA MERAH DAN PUTIH. Mencerminkan tugas pokok Paspampres sebagai pengaman Kepala Negara yaitu sebagai benteng pertahanan terakhir bagi keselamatan Kepala Negara, senantiasa berpegang teguh pada keberanian yang dilandasi ketulusan dan kesucian jiwa dalam melaksanakan tugas . lima sudut/sisi pada perisai mencerminkan butir-butir Sumpah Prajurit.

GARUDA PANCASILA. Garuda Pancasila adalah Lambang Negara Republik Indonesia. Tugas mengamankan Kepala Negara adalah identik dengan mengamankan kedaulatan Bangsa dan Negara.

TULISAN SETIA WASPADA. Tulisan pada pita warna kuning emas bermakna bahwa Prajurit Paspampres adalah Prajurit yang senantiasa setia kepada tugasnya, setia kepada Pancasila dan Sapta Marga serta setia kepada Bangsa dan Negara Republik Indonesia dengan memelihara tingkat kewaspadaan yang tinggi. Sedangkan pita mencerminkan ikatan jiwa korsa yang selalu dijaga.

WARNA MERAH. Adalah keberanian. Berani dalam setiap tindakan dengan didasarkan pada keyakinan akan kebenaran tugas yang dilaksanakan dan dilandasi jiwa pengapdian yang suci dan tulus iklas.

WARNA KUNING. Adalah keagungan. Tugas yang diemban oleh Paspampres adalah tugas yang suci dan agung. Selain itu juga melambangkan kemakmuran. Makmur dan damai merupakan idaman setiap bangsa yang senantiasa harus dipertahankan. WARNA HITAM. Adalah Keabadian. Tiada lekang oleh teriknya matahari tak goyah oleh dasyatnya badai, dan tak luntur oleh ganasnya ombak samudra.

VISI DAN MISI

VISI

PRAJURIT PASPAMPRES ADALAH PRAJURIT YANG SETIA, TANGGUNG JAWAB, DISIPLIN, TANGGUH, SOLID, PROFESIONAL, DAN BERWAWASAN KEBANGSAAN.

MISI

MENJAMIN KESELAMATAN PRESIDEN, WAPRES DAN KELUARGANYA, TERMASUK TAMU NEGARA SETINGKAT KEPALA NEGARA/PEMERINTAHAN YANG BERKUNJUNG KE INDONESIA DENGAN PENUH KESETIAAN. MEWUJUDKAN POSTUR PRAJURIT YANG BERDISIPLIN, BERDEDIKASI, DAN MEMILIKI LOYALITAS YANG TINGGI TERHADAP ATASAN. MEWUJUDKAN PRAJURIT YANNG MEMILIKI MENTAL YANG TANGGUH DALAM MENGAHADAPI SETIAP TANTANGAN TUGAS. MEWUJUDKAN PRAJURIT YANG MEMILIKI JIWA KORSA DAN RASA KEBERSAMAAN YANG TINGGI DALAM BERBAGAI KONDISI PENUGASAN. MEWUJUDKAN PRAJURIT YANG PROFESIONAL DI BIDANGNYA DAN MENGIKUTI PERKEMBANGAN IPTEK. MEWUJUDKAN PRAJURIT YANG MEMILIKI RASA CONTA TANAH AIR YANG TINGGI DAN MENGUTAMAKAN KEPENTINGAN TUGAS NEGARA DIATAS KEPENTINGAN PRIBADI DAN GOLONGAN.

TUGAS POKOK

Paspampres bertugas pokok melaksanakan pengamanan fisik langsung jarak dekat setiap saat dan dimanapun berada kepada Presiden RI, Wakil Presiden RI, dan Tamu Negara setingkat Kepala Negara/Pemerintahan beserta keluarganya, serta tugas protokoler khusus pada upacara-upacara kenegaraan yang dilakukan baik di lingkungan Istana Kepresidenan maupun di luar linngkungan Istana Kepresidenan dalam rangka mendukung tugas pokok TNI.

FUNGSI

A. Fungsi Utama

Menyelenggarakan pengamanan pribadi VVIP yang meliputi segala usaha, kegiatan dan pekerjaan, guna menjamin keselamatan pribadi dan melindungi jiwa VVIP dari setiap ancaman bahaya lanngsung jarak dekat.

Menyelenggarakan pengamanan instalasi yang meliputi segala usaha, kegiatan dan pekerjaan pengamanan personel, materiil, serta fasilitas di lingkungan yang digunakan VVIP.

Menyelenggarakan pengamanan penyelamatan VVIP yang meliputi segala usaha, kegiatan dan pekerjaan, yang terencana dan terarah, guna melindungi serta menyelamatkan jiwa VVIP dari ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan yang kemungkinan terjadi setiap saat.

Menyelenggarakan pengamanan langsung jarak dekat dalam perjalanan meliputi segala usaha, kegiatan dan pekerjaan, guna mengamankan VVIP  dari segala ancaman, gangguan, hambatan dan rintangan.

Menyelenggarakan pengamanan makanan dan medis VVIP yang meliputi segala usaha, kegiatan dan pekerjaan, baik secara visual, laboratories ataupun cara-cara lain guna melindungi jiwa/raga VVIP dari bahaya yang dapat timbul melalui makanan, minuman, obat-obatan dan benda-benda lainnnya.

Menyelenggarakan acara protokoler khusus yang meliputi jajar kehormatan, pasukan upacara dan iringan musik pada upacara-upacara kenegaraan.

B. Fungsi Organik Militer

Intelijen. Meliputi segala usaha, pekerjaan dan kegiatan di bidang intelijen yang meliputi penyelidikan dan pengamanan untuk memungkinkan perencanaan dan pengambilan keputusan operasi maupun pengamanan badan, komando, satuan, materiil, pemberitaan, operasi dan kegiatan.

Operasi dan latihan. Meliputi segala usaha, pekerjaan dan kegiatan di bidang penyiapan dan penyusunan satuan tugas untuk menyelenggarakan operasi serta pemeliharaan dan peningkatan mutu ketrampilan profesional, baik perorangan maupun satuan.

Personel. Meliputi segala usaha, pekerjaan dan kegiatan di bidang personel yang meliputi pembinaan kekuatan, pendidikan, penggunaan, perawatan, pembinaan kejiwaan prajurit, tata tertib, hukum disiplin dan pemisahan serta penyaluran.

Logistik. Meliputi segala usaha, pekerjaan dan kegiatan di bidang penyediaan sarana dan fasilitas Matfasjasa, Bekang, pemberian jasa bagi perorangan, badan, komando dan satuan serta pemeliharaan personel dan peralatan.

Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) bertanggung jawab penuh atas keselamatan hidup Very-Very Important Person (VVIP).

VVIP yang dimaksud terdiri dari Presiden RI beserta keluarga, Wakil Presiden beserta keluarga, dan tamu Negara setingkat kepala Negara atau kepala pemerintahan, beserta keluarga mereka, yang berkunjung ke Indonesia.

Kami melaksanakan operasi pengamanan VVIP mulai dari pengamanan langsung jarak dekat, pengamanan instalasi yang digunakan oleh VVIP, pengamanan dalam perjalanan, makanan serta medis hingga penyelamatan VVIP dalam kondisi darurat.

Mengingat tanggung jawab yang begitu besar, maka segala kemungkinan ancaman dan kesalahan harus diantisipasi semaksimal mungkin. Untuk itu, dalam melaksanakan sebuah operasi pengamanan, kami tidak bekerja sendiri. Kami juga berkordinasi dengan unsur Polri dan TNI yang berwenang di lokasi yang dikunjungi oleh VVIP.

Secara umum terdapat tiga lapis penjagaan dalam sebuah operasi pengamanan, dan Paspampres bertanggung jawab penuh terhadap pengamanan terdalam (Ring 1) atau yang berada paling dekat dengan VVIP. Lapis penjagaan selanjutnya, sebut saja Ring 2 dan Ring 3, dilakukan oleh unsur Polri dan TNI yang berwenang.

Dalam melaksanakan pengamanan terhadap VVIP, kami senantiasa mendayagunakan seluruh kemampuan demi meminimalisir resiko ancaman yang bisa datang setiap saat. Bahkan jauh sebelum VVIP hadir di lokasi, kami harus memastikan bahwa tempat beserta segala fasilitas dan instalasi yang akan dituju atau dimanfaatkan VVIP telah steril dari resiko ancaman. Berbagai usaha meminimalisir ancaman bermacam-macam bentuknya, seperti pengintaian oleh penembak jarak jauh, pemasangan security and X-Ray door, hingga penjagaan ketat oleh pengawal pribadi VVIP yang siap menjadi human shield demi keselamatan jiwa VVIP.

Dalam kondisi darurat, yakni kondisi ketika keselematan jiwa VVIP berada dalam bahaya, tim penyelamatan telah bersiap setiap saat untuk mengamankan VVIP menghindari ancaman kemudian secara simultan, para pengawal pribadi akan melindungi VVIP dengan tubuh mereka.

Dengan kata lain, kami akan melakukan apapun demi menjamin keselamatan jiwa VVIP, yang merupakan representasi dari harkat dan martabat bangsa kita di mata masyarakat dunia.

Segala upaya pengamanan tersebut tidaklah berlebihan jika kita memahami esensi tugas dan fungsi Paspampres itu sendiri. Melindungi simbol Negara memang merupakan tugas berat, namun disana jugalah terdapat kemuliaan bagi para abdi Negara yang mengemban tugas tersebut.

Dengan pembahasan ini, kiranya masyarakat akan lebih memahami tanggung jawab besar yang kami emban, serta memaklumi segala tindakan pengamanan yang kami lakukan, yang mungkin seringkali mengganggu atau bersinggungan secara langsung, dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.